INKAI Luwu Timur Bawa Pulang 10 Medali dari Kejurda Karate di Palopo Tim Redaksi, 29 September 2026 PALOPO — Kontingen Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Kabupaten Luwu Timur mencatat hasil positif dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) karate yang digelar di Kota Palopo. Dari ajang tersebut, para karateka Luwu Timur berhasil mengoleksi 8 medali emas dan 2 medali perak. Kejurda berlangsung selama dua hari, 25–26 September 2026, di Aula GOR SMKN 2 Palopo. Sebanyak 387 peserta ambil bagian dalam kejuaraan yang mempertemukan karateka dari sejumlah daerah, yakni Luwu Raya, Wajo, Parepare, Sinjai, dan Pinrang. Ajang yang digelar INKAI Cabang Palopo tersebut menjadi ruang bagi para atlet untuk menguji kemampuan sekaligus menambah jam terbang pertandingan. Karateka muda Luwu Timur tampil menonjol Sejumlah atlet asal Luwu Timur mampu menunjukkan performa solid di berbagai kelompok usia. Prestasi tersebut datang dari dua dojo, yakni Dojo SMKN 1 Luwu Timur dan Dojo Batara Guru. Dari Dojo SMKN 1 Luwu Timur, tiga karateka berhasil menyumbangkan medali emas pada kategori junior usia 16–17 tahun. Aulia Jessica meraih emas pada nomor kata perorangan putri. Sementara Haikal menjadi yang terbaik pada nomor kata perorangan putra, disusul Komang Rahayu yang juga meraih emas pada nomor kata perorangan putri. Kekuatan Luwu Timur juga terlihat pada nomor kata beregu. Tim yang diperkuat Aulia Ramadhani, Komang Rahayu, dan Sarti berhasil menyumbangkan medali emas. Atlet usia dini ikut menyumbang prestasi Prestasi tidak hanya datang dari kelompok junior. Para karateka usia dini dan pemula dari Dojo Batara Guru turut memberikan kontribusi bagi perolehan medali kontingen Luwu Timur. Pada kategori usia dini 8–9 tahun, Andi Al-Quds Filistin MS, siswa SD IT Insan Rabbani, berhasil meraih medali emas pada nomor kata perorangan putra. Hasil positif berlanjut pada kategori pra-pemula usia 10–11 tahun. Muh. Fathur Hajar, yang juga merupakan siswa SD IT Insan Rabbani, mempersembahkan medali emas. Dua karateka lainnya, Azzam Rajmal Maulana dan A. Muhammad Zaki Darajat M dari SDN 238 Mallaulu, masing-masing meraih medali perak. Sementara pada kategori pemula usia 12–13 tahun, Muh. Fathir Hajar, siswa SMP 1 Malili, kembali menambah koleksi emas bagi INKAI Luwu Timur. Capaian tersebut memperlihatkan adanya pembinaan atlet secara berjenjang di Luwu Timur. Prestasi tidak hanya muncul dari kelompok remaja, tetapi juga mulai terlihat pada kelompok usia dini yang dibina melalui dojo masing-masing. Apresiasi untuk atlet, pelatih dan orang tua Ketua INKAI Kabupaten Luwu Timur, Arman Amrullah, menyambut positif hasil yang diraih para atlet dalam kejuaraan tersebut. Menurutnya, perolehan medali merupakan hasil dari proses latihan yang dilakukan secara konsisten, sekaligus dukungan dari pelatih, pengurus dojo dan orang tua atlet. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian anak-anak INKAI Luwu Timur pada Kejurda kali ini. Raihan medali ini merupakan hasil dari kerja keras dan latihan yang selama ini mereka jalani,” ujar Arman, Senin (28/9/2026). Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan orang tua yang selama ini mendampingi para karateka dalam menjalani proses pembinaan. “Terima kasih kepada para pelatih, orang tua dan seluruh pihak yang terus mendukung pembinaan INKAI Luwu Timur. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berlatih dan mengukir prestasi di ajang yang lebih tinggi,” pungkasnya. Bagi INKAI Luwu Timur, raihan 10 medali dalam Kejurda tersebut menjadi tambahan pengalaman kompetitif bagi para atlet sekaligus modal untuk melanjutkan pembinaan menuju kejuaraan pada level yang lebih tinggi. (*)