Mengetahui Gambaran Penjualan Usaha Jajanan

Mengetahui Gambaran Penjualan Usaha JajananBila Anda tertarik untuk buka usaha jajanan ini dan sudah punya ide jenis jajanan yang akan dijual perlu memperjelas ide usahanya. Maksudnya adalah ketika Anda ingin punya usaha jajanan harus mempunyai gambaran cara penjualannya.


Memperjelas ide usaha contohnya seperti bila Anda sudah mempunyai ide berjualan bakso ceker misalnya Anda juga harus menentukan apakah bakso ceker tersebut akan dijual dengan gerobak secara mangkal atau menggunakan gerobak secara berkeliling. Hal ini perlu ditentukan di awal karena menyangkut operasional usaha selanjutnya. Walaupun jenis makanannya sama tapi jenis kebutuhan usahanya akan berbeda. Pengaturan yang ditetapkan Juga berbeda seperti karyawan untuk usaha di lokasi yang tetap akan berbeda dengan karyawan yang berkeliling.

Perbedaan lainnya adalah penentuan lokasi usaha, akan sangat jelas usaha jajanan yang mangkal pasti butuh lokasi untuk tempat berjualan sedangkan usaha jajanan berkeliling hanya membutuhkan tempat untuk memasak atau mengolah bahan baku tetapi saat berjualan tidak butuh lokasi tetap.

 

Selain itu Anda perlu mengetahui alur usaha mulai saat berbelanja, mengolah bahan sampai pada penjualannya, yang tentunya perlu perhatian khusus agar Anda lebih memahami bagaimana cara menjalankan usaha jajanan gerobak ini.

 

Contoh alur persiapan dan penjualan pedagang mi bakso:

  1. Pukul 06.00 belanja daging dan bahan lainnya seperti sawi, mi, dan bumbu-bumbu.
  2. Kepenggilingan daging untuk menggiling daging
  3. Pulang  ke rumah mulai membuat bakso
  4. Membuat kuah bakso
  5. Menyiapkan  bahan pelengkap.
  6. Menyiapkan peralatan di gerobak.
  7. Menyiapkan bahan di gerobak.
  8. Siap berjualan kira-kira pukul 11.00—12.00 siang.
  9. Berjualan  keliling sampai habis paling cepat sore hari paling lambat sampai pukul 22.00.