Skip to content
LutimNews
LUTIMNEWS.COM

Kabar Terbaru Luwu Timur

  • Home
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Hak Jawab
  • Kontak Redaksi
LutimNews
LUTIMNEWS.COM

Kabar Terbaru Luwu Timur



Jembatan Gantung Dusun Mes Lauwo Disorot, Warga Pertanyakan Prioritas Infrastruktur Lutim

Tim Redaksi Tim Redaksi, 30 September 202630 September 2026

BURAU — Kondisi Jembatan Gantung di Dusun Mes, Desa Lauwo, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, kembali menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang menampilkan kondisi jembatan beredar di media sosial.

Jembatan tersebut disebut menjadi akses penting bagi warga, guru, dan anak sekolah yang beraktivitas setiap hari. Dalam video itu, kondisi fisik jembatan dinilai sudah mengkhawatirkan dan membutuhkan perhatian pemerintah daerah.

Seorang pria yang mengenakan identitas Media Zona Tipikor dalam video tersebut memperlihatkan bagian jembatan yang disebut mengalami kerusakan.

Ia mempertanyakan perhatian Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap infrastruktur yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Mana ini pemerintahnya Luwu Timur? Gerbangnya dikasih cantik-cantik di perbatasan Luwu Utara-Luwu Timur, sedangkan jembatan gantung masyarakat di sini sudah turun,” katanya.

Akses Guru dan Anak Sekolah

Dalam video tersebut, perhatian utama diarahkan pada fungsi jembatan sebagai akses masyarakat Dusun Mes.

Jembatan itu disebut digunakan guru dan siswa untuk menuju sekolah dasar yang berada di sisi seberang. Karena menjadi jalur yang dilalui setiap hari, kondisi jembatan dinilai perlu segera mendapat perhatian.

“Jembatan gantungnya masyarakat. Di sini dilalui oleh pembawa MDG, guru-guru, para anak sekolah di sini. Selalu melintas di sini,” ujarnya.

Ia juga memperlihatkan bagian jembatan yang menurutnya telah mengalami kerusakan dan memperingatkan adanya risiko bagi pengguna.

“Tidak lama patah ini. Berbahaya sekali ini,” katanya.

Kekhawatiran tersebut, lanjut dia, semakin besar karena terdapat sekolah dasar di sekitar lokasi.

“Karena ada sekolah di sebelah, SD. Parah sekali ini. Tidak lama ini ada korban,” lanjutnya.

Pernyataan mengenai potensi korban tersebut merupakan kekhawatiran yang disampaikan dalam video dan belum menunjukkan adanya korban akibat kondisi jembatan.

Minta Wakil Bupati Tinjau Langsung

Dalam video itu, sorotan juga diarahkan kepada Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler.

Pembuat video menyebut Puspawati pernah melewati jembatan tersebut saat melakukan kampanye di Dusun Mes, Desa Lauwo.

Karena itu, ia meminta Wakil Bupati Luwu Timur kembali melihat kondisi jembatan secara langsung.

“Datangki, Bu. Tinjau-tinjau kembali ini Jembatan Gantungnya masyarakat Dusun Mes,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan untuk memberikan perhatian terhadap kondisi jembatan.

“Bagaimana ceritanya? Nanti ada korban, baru kalian muncul,” ujarnya.

Di bagian akhir video, ia kembali meminta pemerintah memperhatikan jembatan yang disebut telah lama berada dalam kondisi kurang terawat.

“Terlantar mi ku lihat. Semoga diperhatikan,” katanya.

Dibandingkan dengan Gerbang Burau

Sorotan terhadap Jembatan Gantung Dusun Mes tidak lepas dari pembangunan Gerbang Burau di perbatasan Kabupaten Luwu Timur dan Luwu Utara.

Dalam video tersebut, kondisi jembatan dibandingkan dengan pembangunan gerbang yang menjadi bagian dari penataan kawasan perbatasan.

Proyek Gerbang Burau diketahui memiliki nilai kontrak Rp5.247.798.420 yang bersumber dari APBD Luwu Timur Tahun Anggaran 2025 dan dikerjakan PT Pasele Karya Pratama.

Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2025. Namun, proyek itu mengalami keterlambatan dan pembangunannya kemudian tidak dilanjutkan.

Pemkab Luwu Timur sebelumnya menyebut Gerbang Burau sebagai bagian dari penataan estetika wilayah sekaligus penanda pintu masuk daerah.

Pada 23 Desember 2025, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam juga sempat meninjau proyek tersebut dan berharap pengerjaannya dapat diselesaikan sesuai kontrak.

Kini, persoalan Gerbang Burau kembali muncul dalam sorotan publik, kali ini bersamaan dengan kondisi Jembatan Gantung Dusun Mes yang disebut membutuhkan perhatian.

Perbandingan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana pemerintah menentukan prioritas pembangunan infrastruktur, khususnya fasilitas yang digunakan langsung oleh masyarakat untuk akses pendidikan dan aktivitas sehari-hari.

Menunggu Respons Pemerintah

Kondisi Jembatan Gantung Dusun Mes yang ditampilkan dalam video tersebut perlu mendapat verifikasi dan pemeriksaan teknis dari pemerintah daerah untuk memastikan tingkat kerusakan serta aspek keselamatannya.

Pemeriksaan lapangan juga penting untuk menentukan apakah jembatan masih layak digunakan, membutuhkan perbaikan, atau memerlukan penanganan yang lebih menyeluruh.

Bagi masyarakat, perhatian terhadap jembatan bukan hanya menyangkut infrastruktur fisik, tetapi juga menyangkut akses pendidikan, mobilitas warga, dan keselamatan pengguna.

Hingga naskah ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terkait kondisi terkini Jembatan Gantung Dusun Mes maupun langkah penanganan yang akan dilakukan. (*)

Jangan Lewatkan:

Donor Darah ASN Luwu Timur Bakal Digelar Rutin Setiap Bulan

Inovasi Mahasiswa KKN Unhas dari Luwu Timur Juara I Expo KKN 116

Wabup Luwu Timur Dorong Desa dan Kecamatan Jadi Penggerak Lingkungan Sehat

Simulasi Bencana di SLB La Ketu, Luwu Timur Perkuat Kesiapsiagaan Siswa Disabilitas

Berita Terbaru

  • Kebun Merica di Loeha RayaDi Balik Rencana Kawasan Lada Loeha Raya, APL Soroti Konsesi, Hutan dan Lahan Petani
  • Jembatan Gantung Dusun MesJembatan Gantung Dusun Mes Lauwo Disorot, Warga Pertanyakan Prioritas Infrastruktur Lutim
  • Perpustakaan Luwu Timur Didorong Jadi Ruang Belajar dan Pemberdayaan MasyarakatStakeholder Meeting TPBIS, Luwu Timur Bangun Kolaborasi untuk Perpustakaan Inklusif
  • Wujudkan Lingkungan Sehat, Wabup Lutim Tekankan Kolaborasi Lintas SektorWabup Luwu Timur Dorong Desa dan Kecamatan Jadi Penggerak Lingkungan Sehat
  • Muhammad YaminKasus Seragam Sekolah dan Ambulans Desa Belum Tetapkan Tersangka, Ini Sorotan Diaspora Lutim

© 2026 LUTIMNEWS.COM