Podium Haga terasa spesial


Pertarungan Max biaggi dengan Noriyuki HagaPembalap senior di ajang World Superbike yakni Noriyuki Haga (PATA Aprilia) kembaliĀ  menunjukkan taringnya di World Superbike (WSBK) San Marino (12/6) kemarin. Pria asal Jepang ini mengukuhkan podiumnya yang ke 113 setelah 14 tahun membalap.

Walaupun sudah banyak mengoleksi podium, Haga merasa sangat gembira kali ini. Pasalnya race kedua kemarin (12/06) adalah pertama kalinya Haga berhasil finish di urutan tiga besar dengan tim barunya yakni PATA Racing Team Aprilia. Haga sendiri sejak tahun 2010 lalu, tidak bisa memperlihatkan performa terbaiknya bersama tim Ducati. Padahal tahun 2009, ia sempat bertarung dengan Ben Spies untuk titel juara dunia 2009.

Pembalap yang memulai karirnya dengan menjadi wild card untuk Yamaha tahun 1996 ini, awalnya start dari urutan 15, karena dua pembalap di depannya DNS. Namun keberuntungan datang pada Haga ketika Leon Camier dan Marco Melandri terpeleset yang menandakan bendera merah dikibarkan.

Balapan race kedua yang diulang membuat ia start dari urutan ke 10. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh pembalap asal Jepang itu dengan terus mengejar ketertinggalannya. Haga akhirnya meraih posisi ketiga setelah menyalip dan mempertahankan posisinya dari Badovini (BMW Italia).

 

“Saya sangat gembira dengan hasil ini. Podium di race kedua GP San Marino mendorong semangat saya dan tim. Semoga saya bisa mengulang prestasi ini pekan depan di sirkuit Motorland Aragon Spanyol!” ungkap Haslam dengan berapi-api.