Jokowi Siap Membenahi Sistem Transportasi Jakarta


Trans Jakarta

Macet bukan hal yang tidak biasa di Jakarta. Pemandangan ini tiap hari bisa anda saksikan terlebih di hari kerja. Kota yang termasuk dalam 10 besar kota termacet di dunia ini memang memiliki masalah yang cukup rumit dengan sistem transportasinya.  Kepadatan kendaraan dan juga jumlah arus kendaraan yag keluar masuk Jakarta memang sangat padat ditambah dengan pengelolaan jalan yang kurang di manage dengan baik.

Adalah Jokowi sapaan akrab dari Joko Widodo kandidat  calon gubernur DKI Jakarta dari Partai PDI Perjuangan yang juga masih menjabat sebagai Walikota Solo mencoba menawarkan solusi kemacetan di Jakarta. Menurut Jokowi, hal yang paling utama yang harus disentuh adalah angkutan umum. Dengan merevitalisasi angkutan umum, warga Jakarta dan sekitarnya diajak untuk lebih banyak mengunakan kendaraan umum dan mengurangi pemakaian kendaraan pribadi mereka.

 

Jokowi berjanji jika terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta beliau akan sesegera mungkin membenahi angkutan umum di Jakarta. Caranya dengan menggunakan sistem hibah sehingga pengelola armada sangat terbantu untuk memperbaharui armada angkutan umum mereka. Menurut Jokowi Sistem Hibah adalah solusi yang tepat sebab jika hanya meminjamkan atau menyewakan armada baru kepada pengelola tentunya pihak pengelola akan merasa keberatan. Untuk itu pemerintah akan menghibahkan armada baru untuk transportasi jakarta.

Selanjutnya Jokowi juga menyambut baik  usulan dari Dinas Perhubungan Jakarta menyangkut kepemilikan dan pengelolaan angkutan umum. Dinas Perhubungan Jakarta mengusulkan agar kepemilikan dan pengelolaan angkutan umum sebaiknya dikelola secara perkelompok bukan secara perseorangan seperti selama ini. Untuk kedepannya Dinas Perhubungan Jakarta  akan dibuat peraturan yang tepat berdasarkan usulan tersebut.

 

“Gagasan ini sangat baik karena akan lebih mudah mengontrol dan mengatur kendaraan umum nantinya”